Senin, 25 Februari 2013

Jemput Paksa Terhadap Julia Perez

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur akan melakukan jemput paksa terhadap Julia Perez alias Jupe untuk mengeksekusi terkait putusan Mahkamah Agung (MA). Itu dilakukan setelah Jupe tidak mengindahkan pemanggilan kejaksaan. Meski demikian, pihak kejaksaan akan memberikan apresiasi terhadap Jupe jika bersikap kooperatif untuk datang. Meskipun, saat ini kekasih Gaston Castano itu, telah ditetapkan sebagai buronan,

"Tentu kami mengapresiasi. Kalau dia datang secara sukarela kami apresiasi. Hanya saja sekarang ini kami tidak dapat informasi ketidakhadirannya itu karena apa. Dia tidak hadir dan tidak ada konfirmasi," ucap Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Andi Herman Senin, (25/2/2013), di kantornya. Sebetulnya, lanjut dia, pihak kejaksaan bisa saja melakukan penjemputan paksa dan melakukan eksekusi putusan MA, tanpa mengikuti mekanisme surat pemanggilan.

"Pemberitahuan putusan kepada terpidana tidak mesti melalui mekanisme pemanggilan. Yang pasti harus diberitahukan, bisa dengan mekanisme pemanggilan, bisa juga dengan dijemput baru disampaikan," terangnya. Andi sekali lagi mengingatkan kepada wanita kelahiran Jakarta, 15 Juli 1980 itu, untuk bersikap kooperatif. "Melalui kesempatan ini juga saya mengharapkan Julia Peres bisa hadir secara sukarela untuk hadir sendiri," tandasnya.

Baca juga: Iconia PC tablet dengan Windows 8 by Kanghari