Senin, 28 Januari 2013

PT Bank Mandiri Tbk Menyalurkan Kredit Di Bidang Infrastruktur

PT Bank Mandiri Tbk tahun ini menyiapkan dana hingga Rp20 triliun untuk menyalurkan kredit di bidang infrastruktur. Dalam lima tahun belakangan, Bank Mandiri telah menyediakan kredit infrastruktur Rp50 triliun. "Namun, hingga saat ini, penyerapannya masih rendah, hanya mencapai Rp30 triliun," ujar Kepala Ekonom Bank Mandiri, Destry Damayanti.

Destry menjelaskan, tahun lalu Bank Mandiri hanya menyalurkan kredit senilai Rp10 triliun untuk proyek infrastruktur. Dia menambahkan, Bank Mandiri sebenarnya sangat tertarik untuk mengalokasikan kredit untuk pembiayaan infrastruktur. Namun, dalam proyek infrastruktur, kendala pengadaan tanah masih terus menjadi persoalan.

"Jadi, saat ini kami lebih menyalurkan kredit ke sektor energi," katanya. Untuk tahun ini, dia menjelaskan, sudah ada beberapa perusahaan yang meminta bantuan Bank Mandiri terkait pembiayaan infrastruktur. "Untuk tol dan pelabuhan juga sudah ada yang mengajukan," tuturnya.

Baca juga: TM2792D Smart TV Dari LG by Blog Kanghari.


Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah

Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bulukumba berencana mengusulkan kembali 12 honorer kategori satu (K-1) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pengusulan tersebut dilakukan untuk memenuhi kekurangan kuota 70 orang. Kepala BKDD Bulukumba Andi Syafrul Patunru mengungkapkan, pada verifikasi honorer K-1, pihaknya mengusulkan 70 orang.

Namun setelah diverifikasi ulang oleh BKN, gugur 13 orang. Pasalnya. Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan Surat Perintah Membayar (SPM) tidak sinkron. “Kuota yang disiapkan BKN khusus Bulukumba harus dipenuhi. Sebab, pemkab rugi jika dibiarkan kosong,” kata Syafrul kemarin.

Mantan Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba ini mengungkapkan, untuk menutupi kekurangan itu, pihaknya mengusulkan 13 honorer K-1 ke BKN. Namun,yang memasukkan berkas hanya 12 orang. Sehingga, satu honorer K-1 dipastikan gugur karena batas waktu pemasukan berkas telah berakhir. Dia mengemukakan, yang berhak meloloskan adalah BKN sebagai penentu kebijakan.

Daerah (BKDD), tidak punya wewenang menentukan lolos tidaknya honorer dalam verifikasi. “Saya berharap honorer sabar menunggu hasilnya,” ujar dia. Syafrul mengatakan, honorer KI yang telah dipastikan lolos berkas dipastikan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kepastian itu merujuk kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56/2012 tentang perubahan PP Nomor 48/2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. Mudah- mudahan tidak ada lagi perubahan selanjutnya,” ungkap Syafrul. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Fahidin HDK berharap BKDD benar-benar mengusulkan honorer yang memenuhi syarat. “Yang diusulkan harus memiliki masa pengabdian lebih lama. Jangan lagi ada honorer siluman,”kata Fahidin.


Wali Kota Lubuklinggau H Riduan Effendi

Wali Kota Lubuklinggau H Riduan Effendi menegaskan, tidak ada libur tambahan Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriah bagi pegawai negeri sipil (PNS), kecuali hari libur nasional yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

“Saya tegaskan, tidak ada libur tambahan atau cuti bersama Idul Adha,kecuali Minggu yang memang bertepatan dengan hari libur nasional. Kalau kedapatan tambah hari libur, akan diberi sanksi tegas,” ujar Riduan di hadapan ribuan PNS. Menurut dia, PNS sudah diberikan kelonggaran waktu untuk membeli kebutuhan Lebaran kemarin.

Untuk mengetahui siapa saja PNS yang tidak masuk kerja pada Senin (7/11), dia sudah memerintahkan setiap kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memantau kehadiran bawahannya di kantor. “Kepala SKPD mencatat anak buahnya yang tidak masuk kerja dan akan diberi sanksi,”tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Lubuklinggau Agus Sugianto menegaskan, tidak ada libur tambahan bagi perangkat pengajar dan peserta didik di sekolah. “Senin masuk seperti biasanya, tidak ada libur tambahan. Apalagi, kita akan menyambut api SEA Games,”ujar dia.


Kamis, 03 Januari 2013

Mantan Juara Dunia Motogp Giacomo Agostini

Fortuner SUV Terbaik. Mantan juara dunia motogp, Giacomo Agostini meminta Marc Marquez agar jangan berambisi mengejar kemenangan dulu. Menurutnya, Marc harus merombak dulu gaya balap yang melampaui kemampuannya, dan membiasakan kehidupan sebagai pembalap kelas premier.

"Di kelas MotoGP, godaannya lebih besar. Setiap rookie harus bisa menahan godaan dan emosi untuk hal-hal yang berlebihan baik di dalam maupun di luar sirkuit," kata Agostini.

Ia merujuk pada pupusnya kesempatan Marc menggondol juara dunia Moto2 pada 2011. Kala itu, ia bersaing ketat dengan Stefan Bradl ketat di tiga putaran terakhir. Peluang Marc pupus tatkala mengalami kecelakaan saat balapan di Phillip Island, Australia dilanjutkan dengan latihan resmi di sirkuit Sepang, Malaysia. Kecelakaan itu membuat dirinya harus absen di dua balapan terakhir hingga gelar juara lepas ke tangan Bradl.

"Marc mengesankan semua orang. Saya berharap dirinya bisa dipandu dengan cara yang benar. Karena, untuk meraih kemenangan dengan segera sangat sulit dan butuh waktu," kata Agostini.