Minggu, 08 April 2012

Jarir Ditangkap Karena Uang Palsu

Seorang petugas PT Angkasa Pura I Makassar, Jarir,34,ditangkap polisi karena memiliki uang palsu, kemarin. Tersangka yang bekerja sebagai pengatur lalu lintas udara di bandara ini ditangkap di kediamannya di ruko Jamrud, JalanAdhyaksa Baru,Makassar. Dari tangan tersangka,polisi menemukan barang bukti uang kertas pecahan Rp50.000. Kapolsek Panakkukang Kompol Agung Setyo Wahyudi membenarkan tersangka bekerja di PT Angkasa Pura.

Menurut dia, penangkapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari dua tersangka pemilik uang palsu yang ditangkap sebelumnya. “Uang palsu itu sangat mirip dengan uang asli.Letak dan nomor serinya juga seperti uang asli. Hanya yang membedakan, cetakannya lebih kasar,” ungkap dia, kemarin. Pada Jumat (6/4) malam, polisi lebih dulu menangkap dua pelaku lain, yakni Andika, 27, dan Kiki Reski, 29.

Dia ditangkap saat akan membayar di salah satu rumah bernyanyi keluarga di Jalan Pengayoman Makassar. Manajemen rumah bernyanyi itu langsung melaporkan warga Toddopuli tersebut kepada polisi. Dari tangan kedua tersangka, diamankan 16 lembar uang kertas pecahan Rp50.000 atau Rp800.000. Dari keterangan kedua pelaku ini, diketahui uang palsu diperoleh dari Jarir. Informasi yang dihimpun, Jarir selaku pemilik uang palsu, meminjamkan Rp2.950.000 kepada pasangan suami istri tersebut karena keperluantertentu. Andika mengenal Jarir karena dia menyewakan rukonya di Jalan Adhyaksa.

Sementara itu, di depan penyidik, Jarir mengakui uang tersebut diperoleh dari seorang perempuan asal Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial WO. Dia memperoleh uang tersebut dengan menyerahkan uang asli Rp50 juta dan memperoleh uang palsu Rp75 juta. Ketiga tersangka yang ditahan dijerat Pasal 245 KUHP, yakni menyimpan dan mengedarkan uang palsu dengan ancaman 15 tahun penjara.


0 komentar: