Minggu, 12 Juni 2011

Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu

Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencanangkan program KB Kesehatan di Kota Palembang, tepatnya di Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, kemarin. Selain itu, dilaksanakan pencanangan bakti sosial Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan bentuk pemberian bantuan peralatan KB, implan dan lain-lain, sekaligus sunatan massal, donor darah, serta pemberian penghargaan. Penghargaan diberikan kepada empat daerah yang berhasil melaksanakan program KB, yakni Palembang, OKU, Empat Lawang, dan Lahat.

Kegiatan terselenggara berkat kerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Road show Hari Keluarga dipimpin Ketua Umum TP PKK pusat, sekaligus Ketua SIKIB Vita Gumawan Fauzi, didampingi sejumlah istri menteri KIB II, seperti Ratna Sinar Sari, Darliza Mustafa, Berliantin Martowardoyo,Han Hasanah Fadel, Nanik Kadariyani, Ratna Andarwaty,Moeliek Triyono, Sri Kusumo Andani.

Ketua I SIKIB Vita Gumawan Fauzi didampingi Ketua TP PKK Sumsel Eliza Alex mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian road show memperingati Hari Keluarga Nasional Ke-18,sekaligus pencanangan program KB di lima daerah,termasuk Sumsel. “Sumsel salah satu daerah yang dikunjungi dalam road show Hari Keluarga Nasional, karena kita nilai Sumsel sejauh ini berhasil melaksanakan program KB.

Kita juga mengunjungi masyarakat perbatasan yang berpenghasilan rendah,”ujar Vita. Pencanangan KB Kesehatan, menurut dia, harus menjadi kebutuhan. Sebab, tujuannya tidak hanya menekan jumlah penduduk atau program KB semata, tetapi harus dibarengi dengan program kesehatan keluarga.

“Sumsel sudah melaksanakan program KB dengan baik dan ke depan diharapkan lebih baik lagi. Karena itulah, pencanangan KB kali ini dilakukan di salah satu daerah tertinggal dan pendapatannya penengah ke bawah,”ungkap dia. Kepala BKKBN Sugiri Syarif menambahkan, pihaknya sudah berupaya maksimal melaksanakan semua program KB.

Namun,ke depan tantangan yang dihadapi BKKBN pasti lebih besar dan perlu kerja sama dengan instansi lain dalam menekan pertumbuhan penduduk. Karena itu, dia berpendapat, sosialisasi program KB, terutama kepada masyarakat berpenghasilan rendah, dirasakan sangat perlu.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyatakan, pertumbuhan penduduk Sumsel berhasil ditekan. Kini jumlah penduduk mencapai 7,4 juta jiwa. “Kita sudah berhasil menekan 2,3%. Target tahun depan, kita tekan 2,1%,”kata Alex. Untuk pencanangan KB kali ini, pihaknya bekerja sama dengan TNI dengan menggelar program bakti sosial, seperti penyelenggaraan KB, sunatan massal, serta donor darah.

“Kesehatan ibu dan anak sangat penting. Karena itu, kita sudah menjalankan program berobat gratis di dalamnya, termasuk penyelenggaraan KB,” imbuh orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini. Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Harry Purdianto menegaskan, pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah dalam melaksanakan program KB. “Hari ini (kemarin), kita bersama BKKBN, SIKIB, dan pemprov melaksanakan bakti sosial KB kesehatan,” ujarnya. Demikian catatan online FAJAR.A yang berjudul Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu.


0 komentar: