Minggu, 08 Agustus 2010

Pemanfaatan Tenaga Geologi Minim

Pemanfaatan tenaga ahli geologi di Sulsel untuk melakukan penelitian awal terhadap potensi kekayanaan daerah, masih sangat minim. Kondisi tersebut membuat pemerintah hanya mempromosikan potensi yang telah dieksploitasi saja.

Ahli Geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sulawesi Nadjamuddin Nawawi mengatakan, pemanfaatan tenaga ahli geologi masih sangat minim dilakukan oleh pemerintah, dalam hal melakukan identifikasi dan penelitian terhadap daerah-daerah yang potensial terhadap kekayaan alam seperti emas. Sulsel sangat kaya dengan berbagai potensinya.Namun, potensi tersebut tidak dikenali oleh pemerintah di tingkat kabupaten/kota, sehingga kurang diketahui untuk kemudian dipromosikan kepada calon investor, jelasnya kepada salah satu sumber media massa di Makassar kemarin.

Menurut Nadjamuddin, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan di tingkat kabupaten, pemanfaatan tenaga ahli geologi perlu ditingkatkan. Langkah tersebut untuk menggali potensi yang ada, sehingga daerah memiliki sektor-sektor unggulan lainnya untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Sulsel tidak hanya ada nikel, namun sangat banyak daerah yang potensi dengan emas, bij ibesi, hingga sumber energi panas bumi (gheothermal). Namun, kesemuanya belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, tuturnya.

Dia menambahkan, untuk potensi emas tersebar hampir merata di Sulsel, seperti terdapat di kabupaten Luwu Utara (Lutra), Tana Toraja (Tator). Demikian juga untuk biji besi. Sedangkan untuk panas bumi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik menurut Nadjamuddin banyak di temukan sumbernya di Luwu Utara.


Sabtu, 07 Agustus 2010

Daftar Isi

Daftar Isi blog FAJAR.A Selengkapnya: